MIN 3 Banjarmasin Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

BANJARMASIN – Upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi generasi muda kembali mendapat sambutan positif dari dunia pendidikan. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Banjarmasin menjadi salah satu sekolah yang aktif mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah pusat sebagai langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan sosialisasi program tersebut digelar di halaman MIN 3 Banjarmasin, Jalan Bakti RT 32 Nomor 27, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Jumat (31/10/2025) pagi.

Acara ini dihadiri oleh pihak sekolah, siswa, orang tua, serta tim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pemurus Dalam 002 Beruntung Jaya yang menjadi mitra penyedia makanan bergizi.

Kepala Madrasah, H. Abdul Basith, S.Ag, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah dalam menghadirkan program tersebut.

Ia menilai MBG sebagai wujud nyata perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi anak.

“Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar setiap siswa, terutama dari keluarga kurang mampu, dapat memperoleh makanan bergizi yang cukup. Dengan asupan yang baik, anak-anak bisa belajar lebih fokus dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik SPPG Pemurus Dalam 002, H. M Soweh Abdul Muhaimin, SE, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada sekolah, siswa, dan orang tua mengenai pelaksanaan serta manfaat program MBG.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan tepat sasaran. Anak-anak perlu mengetahui pentingnya pola makan sehat sebagai fondasi tumbuh kembang mereka,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, tim SPPG turut memaparkan sejumlah hal teknis, mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP) kebersihan, mekanisme distribusi makanan, hingga menu harian yang akan disajikan.

Menurut Soweh, semua proses pengolahan makanan harus memenuhi standar higienis, tidak menggunakan penyedap buatan, dan wajib memakai garam beryodium.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Resmi Kukuhkan Organisasi Wanita Masa Bakti 2025-2029

Tim SPPG juga membuka kesempatan bagi pihak sekolah untuk melakukan kunjungan langsung ke dapur mereka guna memastikan kualitas makanan.

“Kami siap menerima kunjungan dari sekolah kapan pun sesuai kesepakatan. Hal ini untuk menjaga komunikasi dan transparansi,” tambahnya.

Perwakilan tim SPPG lainnya, Lia Susanti, memaparkan bahwa jadwal distribusi MBG akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan agar makanan tiba tepat waktu.

Menu disiapkan setiap hari Senin hingga Jumat berupa makanan basah seperti nasi, lauk, sayur, dan buah, sedangkan Sabtu disajikan menu kering seperti roti bergizi.

“Kami tinggal menunggu surat kelayakan dapur dari Dinas Kesehatan. Semua persiapan sudah matang,” jelas Lia.

Sementara itu, Fadh Akbar Nugraha, S.Ak, selaku Kepala SPPG dan anggota Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), menegaskan bahwa seluruh menu MBG telah disusun oleh ahli gizi agar memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) sesuai usia anak.

“Kami memastikan setiap paket terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah, dan susu atau penggantinya. Selain itu, kami juga mendorong penggunaan bahan pangan lokal agar menu lebih bervariasi dan menarik,” terang Fadh.

Menutup kegiatan, Soweh mengadakan kuis interaktif bertema keagamaan, kebangsaan, dan umum.

Siswa serta orang tua yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan uang saku sebagai bentuk apresiasi. Anak-anak yatim piatu juga mendapat perhatian khusus berupa bantuan langsung.

Program Makan Bergizi Gratis di MIN 3 Banjarmasin diharapkan menjadi contoh penerapan nyata sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *