Pijarkalimantan.com – Tanah Bumbu
Suasana Aula Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Senin (1/12/2025), terasa berbeda dari hari biasanya. Kursi-kursi terisi penuh, para tokoh masyarakat hadir, dan para Ketua RT bergantian menunggu waktu menyampaikan aspirasi. Di tengah antusiasme warga, Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi Gerindra, Said Ismail Khollil Al Ydrus akrab disapa Habib Mail memimpin Reses I Masa Sidang 2025 dengan gaya lugas dan hangat.
Perwakilan Babinsa, BPD Sarigadung, hingga tokoh masyarakat tampak mengikuti jalannya agenda dengan penuh perhatian. Bagi banyak warga, forum seperti ini menjadi kesempatan langka untuk menyampaikan langsung keluhan dan harapan kepada wakil rakyat.
Dalam sambutannya, Habib Mail menegaskan bahwa reses bukan sekadar rutinitas pengumpulan usulan.
“Reses ini adalah momentum strategis. Bukan hanya mencatat usulan, tapi menyambung silaturahmi antara saya dan warga Sarigadung,” ujarnya.
Politisi tiga periode itu memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Anggaran Perubahan 2026. Ia mendorong warga aktif bersuara, karena pembangunan—katanya—tidak boleh berjalan tanpa keterlibatan masyarakat yang merasakan langsung hasilnya.
Saat para Ketua RT menyampaikan pendapat, berbagai kebutuhan mengemuka. Mulai dari Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik rawan, perbaikan dan pembangunan siring jalan, hingga perbaikan jalan lingkungan di sejumlah titik Sarigadung. Semua catatan tersebut langsung direspons dan ditampung oleh tim reses.
Di sela dialog, Habib Mail mengungkapkan fakta penting yang membuat warga terkejut sekaligus bangga: perhatian besar Pemkab Tanah Bumbu terhadap Sarigadung.
“Per November ini, total pembangunan yang sudah dialokasikan di Sarigadung mencapai Rp25 miliar lebih,” tegasnya.
Anggaran tersebut mencakup proyek-proyek yang sedang berjalan maupun program yang akan berlanjut pada tahun berikutnya.
Tak hanya itu, Habib Mail juga menyampaikan dua rencana besar yang berpotensi mengubah wajah Sarigadung:
- Pembangunan universitas yang direncanakan berdiri di wilayah RT 3, diproyeksikan menjadi pusat pendidikan tinggi baru di Tanah Bumbu.
- Masuknya industri pertahanan, yakni rencana pembangunan pabrik PT Pindad yang diharapkan membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.
Kabar tersebut langsung memantik semangat warga yang hadir.
Menutup pertemuan, Habib Mail kembali meminta warga menindaklanjuti seluruh usulan melalui proposal resmi agar proses anggaran dapat berjalan lebih cepat.
“Semua usulan yang sudah disampaikan, segera buatkan proposalnya,” imbaunya.
Ia kemudian menitipkan pesan penutup bagi masyarakat Sarigadung.
“Pembangunan yang masuk ini besar. Jangan hanya menonton di rumah sendiri. Warga Sarigadung harus jadi pelaku, bukan sekadar penonton dari luar pagar,” tegasnya.












