Pijarkalimantan.com – Tanah Bumbu
Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) resmi menetapkan Andi Rustianto sebagai Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan. Keputusan ini diambil melalui rapat pleno formatur yang menegaskan bahwa seluruh mekanisme organisasi telah terpenuhi secara final oleh pengurus pusat.
Dengan hasil pleno tersebut, Andi Rustianto dinyatakan sah memimpin KNPI Kalimantan Selatan untuk periode mendatang.
Ketua Umum DPP KNPI, Riyano Panjaitan, menegaskan bahwa penetapan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan roda organisasi di daerah berjalan tertib, solid, dan tetap berada dalam koridor konstitusi.
“KNPI Kalsel harus menjadi rumah besar pemuda. Setelah pleno ini, saatnya seluruh elemen pemuda bersatu, merapatkan barisan, dan bersama-sama membesarkan organisasi. Tidak boleh ada lagi perpecahan. Yang utama adalah bagaimana KNPI hadir memberi manfaat nyata bagi pemuda dan masyarakat Kalimantan Selatan,” tegas Riyano.
Ia juga menambahkan, DPP KNPI akan terus mendorong konsolidasi di berbagai daerah agar kepemimpinan KNPI mampu tampil sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus ruang kaderisasi yang sehat dan produktif.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo, menekankan pentingnya langkah cepat dalam membangun soliditas internal. Ia meminta kepengurusan baru segera merangkul seluruh elemen kepemudaan lintas sektor.
“Segera lakukan konsolidasi. Rangkul semua kekuatan pemuda—OKP, Cipayung, komunitas, hingga berbagai elemen anak muda di Banua. KNPI harus menjadi wadah pemersatu, bukan sumber perpecahan,” ujarnya.
Lebih jauh, Almanzo mengingatkan bahwa KNPI ke depan tidak cukup hanya hadir dalam seremoni, tetapi harus melahirkan program nyata yang berdampak langsung.
“Pemuda membutuhkan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan mengabdi. KNPI Kalsel harus mampu menjawab itu melalui program di bidang kaderisasi, ekonomi kreatif, kepemimpinan, sosial, hingga pembangunan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Andi Rustianto menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Baginya, posisi ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menyatukan dan menggerakkan pemuda Kalimantan Selatan.
“Ini adalah amanah organisasi. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. KNPI Kalsel harus menjadi rumah besar pemuda—tempat berhimpun, berdiskusi, bertumbuh, dan berkontribusi untuk daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kepemimpinannya akan berfokus pada semangat persatuan, kolaborasi, serta penguatan peran pemuda dalam pembangunan.
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir sebagai bagian dari solusi di berbagai bidang—sosial, ekonomi, pendidikan, politik, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Tema besar kita adalah pemuda bertumbuh. KNPI harus menjadi ruang kaderisasi, ruang gagasan, sekaligus ruang pengabdian. Kita ingin pemuda Kalsel tumbuh dalam kapasitas, keberanian, dan kontribusi nyata,” tegas Andi.
Dengan penetapan ini, diharapkan konsolidasi organisasi dapat segera berjalan di seluruh tingkatan, dari provinsi hingga kabupaten/kota. KNPI Kalsel juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat luas.
Momentum ini sekaligus menjadi awal baru bagi KNPI Kalimantan Selatan untuk memperkuat peran strategis pemuda dalam menyongsong bonus demografi dan mendorong pembangunan daerah yang lebih maju.
Di bawah kepemimpinan Andi Rustianto, KNPI Kalsel diharapkan tampil sebagai wadah pemuda yang inklusif, progresif, mandiri, dan berorientasi pada karya nyata bagi Banua.












