Festival Olahraga Tradisional Kotabaru Ditutup, KORMI Dorong Pelestarian Budaya Lewat Olahraga

Pijarkalimantan.com, Kotabaru — Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kotabaru, Sugiyatno, secara resmi menutup Festival Olahraga Tradisional dan Street Soccer yang berlangsung sukses di kawasan Wisata Siring Laut Kotabaru, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang digelar selama dua hari, sejak 13 hingga 14 Mei 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76. Festival berlangsung meriah dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Sugiyatno menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan festival tidak terlepas dari sinergi antara panitia penyelenggara dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Dukungan fasilitas, pengamanan, serta dukungan moril dari pemerintah daerah menjadi faktor utama suksesnya kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Ketua KORMI Kotabaru dan pribadi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yang telah memberikan dukungan penuh dan fasilitas sehingga event olahraga tradisional selama dua hari di Siring Laut ini dapat berjalan sukses,” ujarnya.

Sugiyatno juga mengungkapkan bahwa KORMI Kotabaru berencana kembali menggelar lomba tarik tambang antar kecamatan pada Juni mendatang, bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kabupaten Kotabaru.

“Kami berharap kegiatan selanjutnya juga terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah agar olahraga tradisional di Kotabaru semakin berkembang dan diminati masyarakat,” harapnya.

Festival ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga tradisional dan rekreasi, di antaranya tarik tambang, bola sundul, lari balok, halma, badaku, domino, street soccer, bakiak, panahan tradisional, gasing, behadang, panco, hingga senam kreasi.

Peserta yang mengikuti perlombaan berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai tingkat SD, SMP, SMA/sederajat hingga kategori umum.

Pada cabang Street Soccer tingkat SMA/sederajat putra, juara pertama diraih SMKN 1A, disusul SMKN 1B di posisi kedua dan SMAN 2 sebagai juara ketiga. Sementara kategori putri, SMAN 1 berhasil meraih juara pertama, diikuti SMAN 2B dan SMAN 2A.

Baca Juga  Dinas P3AP2KB Tanbu Adakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Balita Stunting dan Ibu Hamil

Untuk tingkat SMP/sederajat putra, SMP 2A keluar sebagai juara pertama, disusul SMP 2B dan SMP 5. Sedangkan kategori putri dimenangkan SMP 2, diikuti SMP 1 dan SMP 5.

Berbagai cabang olahraga tradisional lainnya juga berlangsung meriah dan menghasilkan para juara dari berbagai sekolah, komunitas, hingga peserta umum.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi sarana pelestarian budaya olahraga tradisional sekaligus mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan instansi di Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kotabaru Ir. Kamiruddin, kepala SKPD lingkup Pemkab Kotabaru, para atlet, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *