Kejati Kalsel Gerebek PT BBKS, Dugaan Korupsi Belasan Tahun Mulai Terungkap

Banjarmasin – Hari Anti Korupsi Sedunia yang biasanya dipenuhi deklarasi dan seremonial mendadak berubah dramatis di Kalimantan Selatan. Pada Selasa, 9 Desember 2025, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel mendatangi PT BBKS dan melakukan penggeledahan yang langsung menyita perhatian publik.

Tanpa banyak basa-basi, penyidik turun dengan membawa surat tugas, berkoordinasi dengan pihak perusahaan, dan mulai menyisir ruangan demi ruangan.

Tumpukan dokumen, arsip keuangan, hingga data elektronik diamankan untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang disebut-sebut terjadi sejak 2009 hingga 2023.

Penggeledahan ini bukan aksi rutin. Kejati Kalsel menegaskan langkah tersebut sebagai “pengingat keras” bahwa penindakan hukum terhadap dugaan korupsi berjalan setiap saat bahkan di hari yang dianggap simbol perjuangan antikorupsi dunia.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalsel, Dr. Abdul Mubin, ST., SH., MH., menyebut pemilihan momentum HAKORDIA sebagai pesan terbuka kepada publik dan para pengelola dana negara.

“Pemberantasan korupsi bukan slogan. Ini aksi nyata. Tidak ada ruang aman bagi pelaku korupsi, bahkan pada hari besar sekalipun,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa apa yang dilakukan hari itu bukan hanya upaya menemukan alat bukti, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan publik.

Kejaksaan ingin memastikan setiap potensi kerugian negara ditangani serius, sementara tata kelola BUMD harus berjalan sebagaimana mestinya  transparan, berintegritas, dan bisa diaudit kapan saja.

Langkah tegas Kejati Kalsel menuai perhatian karena dianggap menunjukkan konsistensi dalam penegakan hukum.

Bagi masyarakat, aksi ini menjadi bukti bahwa pemberantasan korupsi tidak sekadar wacana, melainkan komitmen yang diwujudkan dengan tindakan konkret.

Dengan dokumen yang kini berada di tangan penyidik, publik menanti perkembangan selanjutnya.

Satu hal yang jelas: HAKORDIA 2025 di Kalimantan Selatan tak hanya meninggalkan pesan moral, tetapi juga membuka babak baru dalam pengusutan dugaan penyimpangan yang sudah berlangsung selama 14 tahun.

Baca Juga  Aksi Dini Hari Terbongkar, Nelayan di Kotabaru Kedapatan Simpan 19 Paket Narkotika Jenis Sabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *