Pijarkalimantan.com, Kotabaru – Ratusan jamaah dari berbagai pelosok daerah memadati Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, untuk menghadiri peringatan haul ke-2 almarhumah Ibu Hj. Siti Khadijah binti Daeng Basuki, istri tercinta dari al-Alim al-Fadhil al-‘Arif Billah Syaikh KH. Muhammad Dachlan bin Achmad Abbas, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Cantung, Kamis malam (13/11/25).
Acara keagamaan tahunan ini berlangsung penuh kekhidmatan, keharuan, dan dipenuhi oleh lautan manusia yang datang untuk mendoakan almarhumah serta mengambil berkah dari majelis mulia tersebut.
Jamaah mulai memadati area kediaman keluarga dan komplek pemakaman almarhumah di kawasan Ladang Musafir sejak sore sampai malam hari , menunjukkan betapa besar kecintaan umat terhadap keluarga ulama kharismatik Banua ini.
Peringatan haul ini diawali dengan sholat maghrib berjama’ah dan dilanjutkan pembacaan surah yasin dan maulid habsy serta tahlil dan ditutup dengan doa haul.
Guru Cantung sendiri adalah sosok ulama yang sangat dihormati, dikenal luas karena karomah dan perjuangannya dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Cantung dan sekitarnya. Beliau adalah murid kesayangan dari Abah Guru Sekumpul (KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani) di Martapura, yang semasa hidupnya bahkan pernah menyebut nama Guru Cantung di hadapan ribuan jamaah lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Haul, Ulak Saderi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran ratusan jamaah. “Kami sangat bersyukur atas antusiasme jamaah yang luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa ajaran dan keteladanan almarhumah Ibu Hj. Siti Khadijah dan Abah Guru Cantung tetap melekat di hati umat,” ujarnya.
Aparat keamanan dari Polsek Kelumpang Hulu dan tim gabungan turut diterjunkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, mengingat banyaknya jumlah jamaah yang hadir, termasuk yang datang dari luar Kabupaten Kotabaru.
Peringatan haul ini tidak hanya menjadi momen untuk mendoakan almarhumah, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarumat muslim dan menguatkan syiar Islam di Kalimantan Selatan.












