PIJARKALIMANTAN.COM, TABALONG – Informasi mengenai dugaan “teror pocong” yang disebut membawa senjata tajam dan mendatangi rumah warga di Kabupaten Tabalong beredar luas melalui grup WhatsApp pada Jumat (29/5) siang.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Menurut Iptu Heri, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan dari masyarakat, baik di wilayah Kambitin maupun daerah lainnya di Kabupaten Tabalong, terkait adanya sosok berpakaian pocong yang membawa senjata tajam sebagaimana yang disebutkan dalam video yang beredar.

“Tidak ada warga yang melihat secara langsung kejadian tersebut. Informasi terkait adanya korban meninggal dunia maupun rekaman CCTV juga tidak ditemukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kabar mengenai “teror pocong menggunakan senjata tajam ke rumah warga” dipastikan merupakan informasi bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya, terutama melalui grup WhatsApp dan media sosial.
“Jika menerima informasi yang belum jelas sumbernya, mohon tidak langsung disebarkan karena dapat berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Iptu Heri.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi di era digital saat ini dengan selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima.
“Gunakan smartphone untuk mencari kebenaran informasi, sehingga kita tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks,” pungkasnya.












