Pijarkalimantan.com, Kotabaru– Suasana resepsi pernikahan semakin semarak dengan penampilan atraktif dari anggota Persaudaraan Perguruan Pencak Silat Campedih yang menampilkan berbagai jurus dan seni bela diri tradisional di hadapan para tamu undangan, minggu (14/06/26)siang di desa karang payau kecamatan kelumpang hulu.
Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para tamu, tetapi juga menjadi wujud pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan leluhur yang sarat nilai-nilai persaudaraan, disiplin, dan penghormatan terhadap sesama.
Persaudaraan Perguruan Pencak Silat Campedih sendiri telah berdiri sejak tahun 2015 dan terus aktif melakukan pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga dan seni bela diri tradisional. Perguruan ini dibina sekaligus dipimpin oleh Farhan, yang juga merupakan guru besar perguruan asal Desa Manggis.
Farhan mengatakan, kehadiran pencak silat dalam acara resepsi pernikahan merupakan bentuk penghormatan kepada tuan rumah sekaligus upaya memperkenalkan seni bela diri tradisional kepada masyarakat luas.
“Pencak silat bukan hanya tentang bela diri, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, kesopanan, dan penghormatan terhadap budaya. Kami merasa bangga dapat ikut memeriahkan acara pernikahan ini,” ujarnya.
Aksi para pesilat yang menampilkan gerakan-gerakan indah, terukur, dan penuh ketangkasan berhasil menarik perhatian para tamu. Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam karena terkesan dengan atraksi yang disuguhkan.
Masyarakat yang hadir memberikan apresiasi atas penampilan Persaudaraan Perguruan Pencak Silat Campedih. Mereka berharap seni bela diri tradisional seperti pencak silat terus dilestarikan dan semakin dikenal oleh generasi muda.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga sejak berdiri pada 2015, Persaudaraan Perguruan Pencak Silat Campedih berkomitmen untuk terus mengembangkan dan melestarikan pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.












