Mahasiswa KKN ULM Edukasi Warga Sumber Makmur Budidaya Maggot untuk Kelola Sampah Organik

TANAH BUMBU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 16 menggelar sosialisasi dan demonstrasi budidaya maggot di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan sampah organik menjadi sumber daya bernilai melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF).

Kegiatan yang dibimbing Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Haura Ainun Sulaeman, dilaksanakan secara bertahap di tiga dusun, yakni Dusun 2 pada 21 Juli 2026, Dusun 3 pada 28 Juli 2026, dan Dusun 1 pada 30 Juli 2026.

Penanggung jawab program, Ridha Lutfia, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan ULM, mengatakan budidaya maggot merupakan salah satu solusi sederhana namun efektif untuk mengurangi timbulan sampah organik sekaligus menghasilkan pakan alami yang bernilai ekonomi bagi sektor perikanan dan peternakan.

“Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik tidak harus berakhir di tempat pembuangan. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot yang menghasilkan pakan alami berkualitas bagi ikan maupun unggas,” ujarnya.

Dalam demonstrasi tersebut, masyarakat diperkenalkan pada seluruh tahapan budidaya maggot, mulai dari pemilahan sampah organik, persiapan media, proses penetasan telur, pemeliharaan larva BSF, hingga teknik pemanenan maggot.

Mahasiswa juga menjelaskan kemampuan larva BSF dalam mengurai limbah organik secara cepat sehingga mampu mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat.

Selain menjadi sumber pakan alternatif yang kaya protein untuk ikan dan unggas, budidaya maggot juga dinilai mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular, yakni mengolah limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai tambah dan dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Baca Juga  Bupati Andi Rudi Latif Kukuhkan Kepengurusan FKUB Periode 2025–2030, Ajak Perkuat Kerukunan dan Toleransi Umat

Program tersebut turut didukung oleh Elisha Deas Putri dari Program Studi Kehutanan serta Miftahul Ihsan dari Program Studi Perikanan Tangkap. Kolaborasi lintas disiplin ini memperkuat penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah organik, pelestarian lingkungan, serta pemanfaatan maggot dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT-LH ULM berharap masyarakat Desa Sumber Makmur semakin memahami bahwa sampah organik bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, budidaya maggot juga diharapkan dapat menjadi alternatif usaha produktif sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pakan ikan dan unggas secara lebih mandiri dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *