PijarKalimantan.com, Kotabaru – Sebanyak 409 peserta mengikuti Upacara Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Bina Bamega, Sei Belingkar, Kabupaten Kotabaru, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang diwakili Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kotabaru.
Kemah Bakti Pelajar 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Oktober 2026, ini menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepedulian sosial, keterampilan, kreativitas, serta semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Tut Wuri Handayani” yang bermakna “Di Belakang Memberi Dorongan”, kegiatan ini juga membawa motto “Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan.”
Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis mengatakan, kepercayaan kepada Kotabaru sebagai tuan rumah Kemah Bakti Pelajar 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Tema Tut Wuri Handayani menegaskan bahwa pemimpin sejati tidak selalu di depan, tetapi juga mampu berada di tengah untuk membangun semangat dan di belakang untuk mendorong orang lain tumbuh menjadi lebih baik,” ujarnya.
Syairi menegaskan, inti kegiatan perkemahan bukan hanya berkumpul dan berkemah, tetapi bagaimana peserta mendapatkan pengalaman nyata dalam membangun kemandirian, tanggung jawab, kepedulian dan kemampuan bekerja sama.
“Peserta diharapkan pulang tidak hanya membawa atribut kegiatan, tetapi juga pengalaman, persahabatan, disiplin, dan kemandirian,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kemah Bakti Pelajar 2026, H. Ahmad Fitriadi, menyampaikan bahwa 409 peserta berasal dari 21 SMP/MTs/Pondok Pesantren yang tersebar di 11 Kwartir Ranting.
Sebelas Kwartir Ranting tersebut meliputi Pulau Laut Utara, Pulau Laut Tengah, Kelumpang Hilir, Pulau Sebuku, Kelumpang Hulu, Pamukan Selatan, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Kepulauan, Hampang, dan Pulau Laut Sigam.
Beragam kegiatan telah disiapkan dan dikemas dalam konsep GIAT BUPER, yang meliputi Giat Bakti, Giat Umum, Giat Prestasi, Giat Edukasi, dan Giat Religi.
Ahmad Fitriadi berharap, Kemah Bakti Pelajar 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya peserta dari berbagai wilayah, tetapi juga menjadi ruang pembauran untuk membangun semangat gotong royong, kreativitas, solidaritas, dan kerja sama.
“Kami ingin anak-anak kembali belajar di alam dan dunia nyata melalui kepramukaan. Di sini mereka belajar hidup bersama, saling menghargai, bekerja sama, sekaligus mengasah kemampuan dan kreativitas,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberagaman latar belakang dan wilayah asal peserta menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui perkemahan, para peserta diharapkan mampu membangun persahabatan sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kotabaru, Syairi Mukhlis, kepada perwakilan peserta.
Penyematan tersebut disaksikan Kakak-Kakak Mabigus, para pembina, panitia, serta seluruh tamu undangan yang hadir.












