BANJARMASIN, PijarKalimantan.com – Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Kalimantan Selatan menggelar silaturahmi bersama pengurus, anggota, Srikandi, dan awak media di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Gatot Subroto, Kota Banjarmasin, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan rutin tahunan tersebut bertujuan mempererat hubungan antarpengurus dan anggota organisasi dengan media, sekaligus memperkuat komunikasi dan kepedulian terhadap persoalan sosial di Kalimantan Selatan.
Ketua PEKAT IB Kota Banjarmasin, H. Suriansyah, mengatakan silaturahmi menjadi sarana untuk menjaga kebersamaan dan membangun hubungan yang baik dengan berbagai elemen.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sehingga komunikasi dan sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan insan pers perlu terus dipelihara.
Dalam pertemuan tersebut, Suriansyah yang akrab disapa Bang Suri juga menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Ia menilai, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
Suriansyah mendorong pemerintah daerah agar meningkatkan langkah pencegahan dan penanganan karhutla, termasuk memperhatikan kebutuhan masyarakat yang terdampak kabut asap.
Ia juga meminta Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat di tengah kondisi tersebut.
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kehadiran pemerintah melalui tindakan nyata, koordinasi lintas sektor, serta bantuan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Selain menyoroti peran pemerintah, jajaran PEKAT IB mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, dan pekarangan selama musim kemarau.
Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran terbuka yang dapat memicu kebakaran dan memperburuk kualitas udara.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, DPD PEKAT IB Kota Banjarmasin turut membuka layanan pendampingan dan konsultasi hukum secara gratis bagi warga yang membutuhkan.
Mahyuddin, SH, menjelaskan bahwa masyarakat dapat mendatangi sekretariat PEKAT IB di Jalan A. Yani Kilometer 5, Jalan Cahaya RT 021 Nomor 44, Banjarmasin, atau berkoordinasi dengan bidang hukum di Kantor PEKAT IB Kalsel, Jalan Jahri Saleh.
Mahyuddin berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah terukur dalam menangani dampak karhutla dan kabut asap agar kondisi tidak semakin membebani masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat terkait, organisasi kemasyarakatan, media, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap bahaya karhutla serta mendorong upaya pencegahan.












