BANJAR – Kondisi Jalan Pasar Kamis, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memprihatinkan. Badan jalan mengalami kerusakan parah hingga amblas dan membentuk retakan serta lubang besar yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan, sabtu (7/12/26) kerusakan terlihat cukup serius. Sebagian badan jalan mengalami penurunan, sementara lapisan aspal terbelah dan membentuk celah menganga yang memanjang di sisi jalan.
Kondisi tersebut membuat akses jalan menjadi berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas. Jika tidak diantisipasi, kerusakan berpotensi semakin meluas dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah batang kayu dan kain yang dipasang di sekitar lokasi tampak digunakan sebagai penanda adanya kerusakan.
Namun, penanda tersebut dinilai belum cukup untuk memberikan perlindungan maksimal bagi pengguna jalan, terlebih saat malam hari atau ketika jarak pandang terbatas.
Kerusakan badan jalan ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi konstruksi jalan serta sistem drainase di sekitar lokasi.
Apalagi, amblasnya jalan dapat berkaitan dengan berbagai faktor, mulai dari kondisi tanah, aliran air, hingga daya dukung struktur jalan.
Meski demikian, penyebab pasti kerusakan tersebut masih perlu ditelusuri melalui pemeriksaan teknis oleh instansi terkait.
Pemerintah Kabupaten Banjar, khususnya dinas yang membidangi infrastruktur jalan, diharapkan segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Penanganan darurat berupa pemasangan rambu peringatan, pembatas yang memadai, serta pengamanan area rawan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Jangan sampai kerusakan yang terlihat nyata di lapangan baru mendapat perhatian setelah menimbulkan korban.
Keselamatan masyarakat sebagai pengguna jalan harus menjadi prioritas. Pemerintah daerah diharapkan tidak menunggu kondisi semakin parah untuk mengambil tindakan nyata terhadap kerusakan Jalan Pasar Kamis, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.
Saat media berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banjar melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/11/2026), terkait kondisi kerusakan Jalan Pasar Kamis tersebut, hingga berita ini ditulis belum mendapat respons.












