Pijarkalimantan.com, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menggelar Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Magic From The Sea, Merajut Budaya, Menyapa Dunia”. Festival budaya tahunan yang menjadi ikon pariwisata daerah ini berlangsung di kawasan Siring Laut Kotabaru pada 22–26 Juli 2026, menghadirkan kekayaan budaya maritim Suku Bajau Samah sebagai daya tarik utama.
Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli melalui Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Ir. Kamiruddin, mengatakan Festival Budaya Saijaan merupakan agenda strategis daerah untuk melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Festival ini bukan hanya menjadi ruang pelestarian budaya lokal, tetapi juga sarana promosi pariwisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Pertunjukan Event Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora Kotabaru sekaligus Penanggung Jawab Festival, H. Rudi Nugraha, S.Sos., M.AP, menjelaskan bahwa Festival Budaya Saijaan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-12 dan kembali mencatat prestasi dengan masuk ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk kelima kalinya.
“Masuknya Festival Budaya Saijaan dalam Karisma Event Nusantara untuk kelima kalinya menjadi bukti bahwa event ini memiliki kualitas, keunikan, dan daya tarik yang diakui secara nasional,” kata Rudi.
Selama lima hari pelaksanaan, masyarakat akan disuguhkan beragam atraksi budaya dan hiburan, di antaranya Parade Budaya Multietnis, Prosesi Adat Selamatan Leut Suku Bajau Samah, atraksi Titi Tali, gelar seni budaya kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, pawai budaya, bazar UMKM dan ekonomi kreatif, forum diskusi budaya Bajau Samah, parade band lagu Banjar, lomba drum band, lomba fashion carnival berbahan daur ulang, lomba musik lingkungan, hingga berbagai hiburan rakyat.
Rudi menambahkan, tema “Magic From The Sea” dipilih untuk mengangkat pesona tradisi, seni, dan budaya maritim Suku Bajau Samah yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat pesisir Kotabaru. Melalui festival ini, pemerintah berharap kekayaan budaya lokal semakin dikenal luas, mampu menarik wisatawan, serta memperkuat citra Kotabaru sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.












