Pijarkalimantan.com, Tanah Bumbu – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Bumbu menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 60 paket sembako kepada para nelayan yang sedang beraktivitas di perairan pesisir Pulau Burung Laut, Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (22/6/2026) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang setiap hari menggantungkan mata pencaharian di laut.
Bakti sosial dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med.Kom., didampingi Kasat Polairud IPDA Achmad Ubaidillah, S.H. Turut hadir para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Bumbu serta Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Bumbu beserta jajaran pengurus.
Berbeda dari kegiatan sosial pada umumnya, pembagian bantuan dilakukan langsung di tengah perairan dengan mendatangi para nelayan yang sedang mencari ikan dan menjalankan aktivitas sehari-hari di laut.
Sebanyak 60 paket sembako disalurkan sebagai upaya membantu meringankan beban ekonomi para nelayan dan keluarga mereka, di tengah kondisi meningkatnya harga kebutuhan pokok yang berdampak pada masyarakat.
Kapolres Tanah Bumbu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni “Polri untuk Masyarakat”, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para nelayan yang menjadi salah satu kelompok penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Kegiatan bakti sosial ini mendapat sambutan positif dari para nelayan. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kehadiran Polri di tengah aktivitas mereka juga menjadi wujud nyata kepedulian dan penguatan sinergi antara aparat kepolisian dengan masyarakat pesisir.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Bumbu terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan bermanfaat, sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat.”












