Soft Launching BGCC, Hadirkan Jalan Baru Generasi Banua Raih Karier Internasional dengan Gaji hingga Rp20 Juta

PIJARKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Harapan generasi muda Kalimantan Selatan untuk menembus pasar kerja internasional kini semakin terbuka. Melalui Soft Launching Banua Global Career Center (BGCC) yang digelar pada Senin (20/7/2026), sebuah langkah besar dimulai untuk menghadirkan pusat pelatihan kerja, pengembangan kompetensi, dan penempatan tenaga kerja luar negeri yang legal, profesional, dan berkelanjutan.

BGCC hadir sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang mengusung konsep pengembangan talenta berbasis kebutuhan industri global.

Tak sekadar memberikan pelatihan, BGCC membangun ekosistem yang menghubungkan dunia pendidikan, pemerintah, dunia usaha, hingga mitra internasional agar masyarakat Banua memiliki peluang lebih besar bersaing di pasar kerja dunia.

Mengusung tagline “No Success No Fee – Karier Global untuk Generasi Banua”, BGCC menawarkan model pelatihan yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada hasil. Peserta difokuskan untuk memperoleh kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri sebelum diberangkatkan melalui perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang resmi.

Sebagai langkah awal, BGCC meluncurkan Middle East Fast Track Program, sebuah program pelatihan intensif selama tiga bulan yang dipersiapkan khusus untuk kebutuhan tenaga kerja di Arab Saudi. 70

Program tersebut membuka peluang pada tiga bidang pekerjaan yang saat ini memiliki permintaan tinggi, yakni Asisten Rumah Tangga (ART), Cleaning Service, dan Driver. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh mitra resmi di Arab Saudi sehingga peserta tidak dikenakan biaya selama mengikuti proses pelatihan.

Program ini menyasar santri dan alumni pesantren, lulusan SMA, SMK, maupun MA, pemuda desa, hingga masyarakat usia produktif yang ingin memperoleh pekerjaan layak di luar negeri dengan kisaran pendapatan mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Direktur BGCC, H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB, mengatakan bahwa BGCC dibangun sebagai pusat pengembangan karier global yang tidak hanya berorientasi pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Baca Juga  Pemkab Kotabaru Hadiri Apel Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan Sampaikan Apresiasi Kepada Institusi Polri

“Kami ingin membangun ekosistem yang menghubungkan pesantren, sekolah, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan mitra internasional agar putra-putri Banua memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier di tingkat global. Fokus kami bukan hanya memberangkatkan tenaga kerja, tetapi membangun talenta yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing secara internasional,” ujar Adam.

Untuk mewujudkan visi tersebut, BGCC membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Pesantren didorong menjadi Training Hub yang menyediakan tempat pelatihan dan peserta, sementara BGCC menyiapkan kurikulum, instruktur, sertifikasi, hingga proses penempatan kerja.

Kemitraan juga dibuka bagi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah desa, SMK, MA, SMA, perguruan tinggi, Balai Latihan Kerja (BLK), LPK, LKP, yayasan pendidikan, hingga dunia usaha dan industri di Kalimantan Selatan.

Pengembangan BGCC dilakukan secara bertahap. Pada fase pertama, fokus diarahkan pada keberhasilan Saudi Arabia Fast Track Program. Selanjutnya, pada fase kedua BGCC akan memperluas layanan menuju berbagai program kerja internasional seperti IM Japan, Specified Skilled Worker (SSW) Jepang, Hospitality & Cruise, hingga Program Ausbildung Jerman.

Sementara itu, fase ketiga akan difokuskan pada pembangunan sistem Talent Resourcing dan Global Job Matching, yaitu pemetaan kompetensi lulusan berdasarkan kebutuhan industri global sehingga proses rekrutmen dan penempatan tenaga kerja menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Ketua Yayasan BGCC, Dr. H. Edy Setyo Utomo, SE, SH, MH, menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengajak seluruh pesantren, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan generasi Banua melalui pendidikan, pelatihan, dan penempatan kerja yang legal, profesional, dan bermartabat,” katanya.

Melalui momentum soft launching ini, BGCC sekaligus membuka peluang kemitraan seluas-luasnya bagi berbagai lembaga pendidikan, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, hingga calon Area Partner BGCC di seluruh Kalimantan Selatan.

Baca Juga  Wakil Ketua 1 DPRD Kotabaru Awaludin Pimpin Rapat Dengar Pendapat Terkait Proyek Jalan Desa Lalapin

Dengan visi membangun talenta lokal berdaya saing global, BGCC optimistis mampu menjadi pusat pengembangan karier internasional yang tidak hanya membuka akses pekerjaan luar negeri, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan angka pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *