BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu dipercaya menjadi tuan rumah Turnamen Domino Championship Se-Kalimantan Selatan 2026 yang akan digelar pada 14–16 Agustus 2026 di Lapangan Bandara Bersujud (Kopi Al), Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.
Kejuaraan tersebut menjadi ajang bergengsi bagi para pecinta olahraga domino di Kalimantan Selatan sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-atlet dan komunitas domino dari berbagai kabupaten/kota.
Turnamen ini merupakan hasil kolaborasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kalimantan Selatan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tanah Bumbu, Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanah Bumbu, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Rustianto, bersama Ketua HIPMI Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Iqbal Saputra, Ketua ORADO Kabupaten Tanah Bumbu, Hendri, dan Ketua KONI Kabupaten Tanah Bumbu, Adi Haidir, mengajak seluruh pecinta olahraga domino untuk berpartisipasi dan menyukseskan kejuaraan tersebut.
Menurut panitia, turnamen akan diikuti 128 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Setiap tim terdiri atas tiga orang, yakni dua pemain utama dan satu pemain cadangan.
Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui situs resmi ORADO. Selain melakukan registrasi, setiap peserta diwajibkan telah terdaftar sebagai atlet ORADO sebagai syarat mengikuti kompetisi.
Panitia juga mengimbau peserta untuk segera mendaftarkan diri karena kuota tim yang disediakan terbatas. Setelah kuota terpenuhi, pendaftaran akan ditutup.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini diharapkan mampu mendorong perkembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Kalimantan Selatan. Kehadiran ratusan atlet dan ofisial dari berbagai daerah juga diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM, kuliner, dan jasa di Kabupaten Tanah Bumbu.
Turnamen ini sekaligus menjadi salah satu agenda olahraga daerah yang diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet domino menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.












