Pijarkalimantan.com – Tanah Bumbu
Ketua Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, mengikuti peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan secara virtual dari Posyandu Pinus, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (29/04/2026).
Peringatan Hari Posyandu Nasional tahun ini mengangkat tema “Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat.” Tema tersebut menandai perubahan peran Posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis enam bidang SPM.
Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial masyarakat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyampaikan bahwa peringatan 29 April menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat.
“Transformasi ini menegaskan arah baru Posyandu agar semakin dekat dengan masyarakat, lebih partisipatif, dan mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui enam bidang layanan dasar,” ujarnya.
Sejalan dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu turut melaksanakan kegiatan Posyandu Serentak. Di Posyandu Pinus, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti layanan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga penyaluran bantuan sosial.
Ketua TP Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, mengatakan transformasi Posyandu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan dasar secara merata.
“Hari ini kita membuktikan bahwa Posyandu adalah milik semua. Selain melaksanakan pemeriksaan serentak bagi balita, remaja, lansia, ibu hamil, hingga saudara-saudara kita penyandang disabilitas, kami juga menyalurkan bantuan sembako dan paket permakanan. Ini adalah wujud nyata dari SPM bidang sosial agar kehadiran negara benar-benar dirasakan langsung di tingkat desa,” kata Andi Irmayani.
Ia menambahkan, perluasan fungsi Posyandu menuntut para kader agar lebih aktif, inovatif, dan mampu melakukan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan.
Selain pelayanan kesehatan dan sosial, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi SPM bidang perumahan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya hunian yang layak dan sehat demi meningkatkan kualitas hidup.
Melalui transformasi tersebut, Posyandu diharapkan berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang tidak hanya melayani kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menjawab berbagai kebutuhan sosial di tengah masyarakat Tanah Bumbu.












