PijarKalimantan.com, Kotabaru — Pemerintah Kabupaten Kotabaru menghadiri sekaligus meresmikan Masjid Jami Al Hilal di Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu, Sabtu (26/9/2026).
Setelah melalui proses pembangunan selama kurang lebih 3,5 tahun, Masjid Jami Al Hilal kini resmi digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat bagi masyarakat setempat.
Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Ketua MUI Kotabaru KH Muhyar Darmawi, camat, Kepala Desa Tanjung Batu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Dalam sambutan Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos. yang dibacakan Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S.Sos., disampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Masjid Jami Al Hilal sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun material.
“Pembangunan masjid selama 3,5 tahun ini merupakan bukti nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan masyarakat dalam memakmurkan rumah Allah,” ujar Syairi.
Menurutnya, keberadaan masjid hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi dan penguatan kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Karena itu, ia berharap Masjid Jami Al Hilal dapat dimakmurkan melalui berbagai kegiatan positif, mulai dari pengajian rutin, pendidikan Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga kegiatan sosial keagamaan.
“Alhamdulillah, hari ini Masjid Jami Al Hilal Tanjung Batu bisa kita resmikan. Mari kita jaga kebersihan, ketertiban, dan kemakmurannya dengan berbagai kegiatan positif, sehingga masjid ini benar-benar menjadi pusat pembinaan umat, dakwah, pendidikan Al-Qur’an, serta mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat,” katanya.
Syairi menambahkan, pembangunan sarana ibadah merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pengembangan sarana ibadah di daerah.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Jami Al Hilal, Muhammad Thohir, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru, masyarakat, serta pihak perusahaan yang telah memberikan dukungan selama proses pembangunan masjid.
“Masjid ini dibangun dari swadaya masyarakat dan dukungan pemerintah serta perusahaan. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ucapnya.
Peresmian Masjid Jami Al Hilal ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Dengan diresmikannya Masjid Jami Al Hilal, masyarakat Desa Tanjung Batu diharapkan semakin aktif memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai pusat ibadah, pembinaan keagamaan, pendidikan generasi muda, serta penguatan kebersamaan di tengah masyarakat.












