KERSIK PUTIH – Potensi wisata mangrove di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan daerah.
Pengembangan tersebut mendapat dukungan melalui peningkatan akses jalan menuju kawasan wisata. Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong agar potensi wisata berbasis desa dapat terus dikembangkan sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Peningkatan jalan sepanjang 800 meter menuju kawasan mangrove kini memberikan akses yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu penunjang dalam pengembangan kawasan wisata yang saat ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat dengan dukungan Pemerintah Desa Kersik Putih.
Tingginya minat masyarakat untuk berkunjung terlihat dari jumlah wisatawan yang mencapai ratusan orang setiap harinya. Pengunjung tidak hanya berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi juga dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan.
Jumlah kunjungan bahkan meningkat sekitar dua hingga tiga kali lipat pada akhir pekan dan musim liburan. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi wisata mangrove Kersik Putih untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata yang menarik bagi masyarakat.
Kepala Desa Kersik Putih, Rudi Hartono, mengatakan tingginya kunjungan menjadi peluang bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus mengembangkan potensi wisata mangrove yang dimiliki.
“Dengan akses yang lebih baik, kami optimistis wisata mangrove ini akan semakin berkembang. Pemerintah desa juga terus mendukung pengelolaan wisata yang dilakukan masyarakat agar potensi yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Selain menjadi destinasi wisata, keberadaan kawasan mangrove tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa.
Sejumlah produk usaha masyarakat dititipkan untuk dijual di kawasan wisata dan dipasarkan oleh karyawan yang bekerja di lokasi. Dengan pola tersebut, aktivitas wisata tidak hanya memberikan pengalaman rekreasi bagi pengunjung, tetapi juga menjadi sarana promosi dan pemasaran produk lokal.
Produk masyarakat pun memiliki peluang untuk lebih dikenal, terutama oleh pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Ke depan, wisata mangrove Desa Kersik Putih diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata mangrove di Kabupaten Tanah Bumbu. Tingginya kunjungan wisatawan serta keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM menjadi modal penting dalam pengembangan kawasan tersebut.
Pengembangan wisata mangrove Kersik Putih juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam mengoptimalkan potensi desa sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai serta pengelolaan yang melibatkan masyarakat, potensi wisata lokal diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.












