Pijarkalimantan.com, Sungai Kupang – Peristiwa yang diduga akibat serangan buaya kembali terjadi di Kabupaten Kotabaru. Seorang bocah berusia 8 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 SD dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di bantaran sungai Desa Sungai Kupang RT 08, Kecamatan Kelumpang Hulu, Selasa sore (14/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berinisial AD saat itu sedang mencari kerang bersama seorang temannya, HDR, di tepian sungai. Kondisi air yang keruh diduga membuat keduanya tidak menyadari kemunculan seekor buaya dari arah belakang.
Secara tiba-tiba, buaya tersebut diduga menerkam kaki korban dan menyeretnya ke arah tengah sungai. HDR sempat berusaha menarik tangan AD untuk menyelamatkannya. Namun, kuatnya tarikan buaya membuat genggaman itu terlepas hingga korban akhirnya terseret ke tengah sungai dan hilang.
Kejadian itu sontak menggegerkan warga sekitar. Masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk melakukan pencarian awal, sembari melaporkan kejadian kepada aparat setempat dan tim relawan.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Warga bersama tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali menambah daftar dugaan serangan buaya di Kabupaten Kotabaru dalam beberapa waktu terakhir. Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di kawasan yang diketahui sebagai habitat buaya.
Pihak berwenang juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain, mandi, maupun mencari hasil sungai tanpa pendampingan orang dewasa, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.












