Kura-Kura vs Monyet Bikin Anak TK Antusias! Belajar Literasi di Perpustakaan Jadi Makin Seru

Pijarkalimantan.com, Kotabaru — Siapa bilang belajar literasi harus selalu serius? Di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru, anak-anak TK justru diajak mengenal dunia literasi lewat cerita yang seru dan penuh keceriaan.

Sejumlah peserta didik dari TK Al Azhar dan TK Al Hidayah mengikuti kegiatan bercerita dengan mengangkat kisah kura-kura dan monyet, Selasa (8/9/2026).

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias menyimak alur cerita yang disampaikan secara interaktif. Sesekali mereka diajak berkomunikasi dan merespons cerita sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ajang mendengarkan, tetapi juga mendorong keberanian anak untuk berinteraksi.

Kisah kura-kura dan monyet pun menjadi media untuk memperkenalkan berbagai nilai positif kepada anak. Di antaranya tentang persahabatan, kejujuran, kesabaran, serta pentingnya tidak meremehkan orang lain.

Melalui metode bercerita, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga dilatih untuk berimajinasi, berkonsentrasi, memahami pesan moral, serta mengenal buku dan perpustakaan sejak usia dini.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak mengikuti cerita dengan penuh perhatian dan menikmati suasana perpustakaan yang dikemas sebagai ruang belajar yang menyenangkan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru terus mendorong berbagai kegiatan literasi yang menyasar anak usia dini. Pengenalan perpustakaan sejak dini dinilai penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus membangun kecintaan terhadap buku di kalangan generasi muda.

Kegiatan bersama TK Al Azhar dan TK Al Hidayah tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Selain belajar melalui cerita, mereka juga diperkenalkan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang untuk belajar, bermain, berinteraksi, dan mengembangkan imajinasi.

Dengan kegiatan literasi yang dikemas secara menyenangkan, diharapkan semakin banyak anak di Kotabaru yang tumbuh dekat dengan buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sejak usia dini.

Baca Juga   H+1 Lebaran 2026, Penyeberangan Batulicin–Kotabaru Padat, ASDP Siagakan 8 Kapal Feri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *