Pijarkalimantan.com – Tanah Bumbu
Upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Tanah Bumbu kembali menunjukkan kemajuan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu secara resmi mengusulkan pembentukan 17 desa baru yang tersebar di enam kecamatan. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Senin (6/10/2025), di Gedung DPRD setempat.
Rapat paripurna mengagendakan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Desa Baru, yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemekaran desa menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin meluas, sekaligus memastikan pelayanan publik dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Wisnu Wardhana, mewakili Pemerintah Daerah, menuturkan bahwa pembentukan desa baru tidak sekadar pemekaran wilayah administratif. Lebih dari itu, langkah ini merupakan upaya konkret memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
Berikut daftar 17 desa baru yang diusulkan dalam Raperda tersebut:
Kecamatan Simpang Empat:
- Desa Anugerah Sejahtera
- Desa Hidayah
- Desa Berkah Antasari
- Desa Gunung Kanuar
- Desa Gunung Meranti
Kecamatan Karang Bintang:
- Desa Nunggal Jaya
- Desa Bintang Makmur
Kecamatan Mantewe:
- Desa Sukadamai Barat
- Desa Sukadamai Timur
- Desa Kebun Agung
- Desa Bumisari
Kecamatan Batulicin:
- Desa Tanamerah Indah
Kecamatan Sungai Loban:
- Desa Batu Meranti Jaya
Kecamatan Kuranji:
- Desa Mekar Mulia
Kecamatan Satui:
- Desa Sungai Danau Raya
- Desa Berkah Bersama
- Desa Perintis Bersujud
Draf Raperda tersebut kemudian diserahkan secara resmi kepada Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Tanah Bumbu, H. Harmanudin, untuk dibahas lebih lanjut bersama pihak eksekutif.
Rapat paripurna turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala SKPD, serta perwakilan dari Kementerian Agama, yang menutup kegiatan dengan doa bersama.












