BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial (Dinsos) memberangkatkan 14 warga untuk mengikuti pelatihan keterampilan selama enam bulan di sejumlah panti kesejahteraan sosial di Banjarbaru. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengurangi angka pengangguran, serta mendukung pengentasan kemiskinan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, Liana Hamita, mengatakan pelatihan tersebut merupakan implementasi program Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang berfokus pada peningkatan keterampilan masyarakat agar memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
“Program ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui peningkatan keterampilan sesuai potensi dan kemampuan masing-masing peserta,” ujar Liana Hamita saat melepas peserta di Kantor Dinas Sosial Tanah Bumbu, Kamis (2/7/2026).
Menyampaikan pesan Bupati Andi Rudi Latif, Liana mengimbau seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan disiplin dan penuh semangat sehingga ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup setelah kembali ke daerah.
“Bupati berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan atau membuka usaha. Selain itu, jagalah nama baik Kabupaten Tanah Bumbu selama mengikuti pelatihan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Tanah Bumbu, Maulidah, menjelaskan seluruh peserta akan menjalani asesmen lanjutan oleh psikolog di lokasi pelatihan. Asesmen tersebut bertujuan mengidentifikasi minat, bakat, serta kemampuan masing-masing peserta sehingga dapat ditempatkan pada bidang pelatihan yang paling sesuai.
“Hasil asesmen akan menjadi dasar penempatan peserta. Jika memiliki potensi di bidang menjahit, maka akan mengikuti pelatihan menjahit. Begitu pula untuk tata boga, tata rias, perbengkelan, cukur rambut, maupun bidang keterampilan lainnya,” jelasnya.
Adapun bidang pelatihan yang disediakan meliputi tata rias, tata boga, perbengkelan, cukur rambut, dan menjahit. Selama enam bulan, peserta akan mendapatkan pembelajaran teori dan praktik sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.
Maulidah menambahkan, seluruh peserta merupakan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui program tersebut, pemerintah berharap para peserta mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, memperluas peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga setelah menyelesaikan pelatihan.
Salah seorang peserta yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas kesempatan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Andi Rudi Latif atas kesempatan mengikuti pelatihan ini. Semoga ilmu yang kami peroleh dapat bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.












