TABALONG, PijarKalimantan.com – Niat menjalankan tugas berubah menjadi musibah bagi Aiptu Fitriyanto, anggota Polsek Tanta, setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal saat dalam perjalanan menuju tempat dinas.
Tak sendiri, sang istri dan putri mereka yang masih berusia empat tahun turut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Desa Tanta Hulu RT 05, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Jumat (24/7/2026).
Kecelakaan diduga dipicu pecahnya ban belakang sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Aiptu Fitriyanto hingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Akibat kejadian tersebut, Aiptu Fitriyanto mengalami luka lecet di lutut kanan serta nyeri pada pergelangan kaki dan pinggul.
Istrinya menderita luka lecet di bagian siku kanan dan masih dalam kondisi lemas, sementara putri mereka mengalami luka lecet pada jari tangan dan wajah serta memar di bagian bibir.
Kabar kecelakaan itu langsung mendapat perhatian Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana. Didampingi Wakapolres Kompol Hasanudin, Kasi Dokkes Aiptu Syarif Riswandi, dan Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriyadi, Kapolres menjenguk korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Badaruddin Kasim Maburai.
Kunjungan tersebut bukan sekadar bentuk empati, tetapi juga memastikan kebutuhan korban selama menjalani pengobatan terpenuhi.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menyerahkan bantuan untuk membantu biaya perawatan sekaligus memastikan Polres Tabalong akan memperbaiki sepeda motor korban, termasuk mengganti ban belakang yang pecah.
“Musibah ini menjadi duka bagi keluarga besar Polres Tabalong. Kami berharap Aiptu Fitriyanto bersama istri dan anaknya segera diberikan kesembuhan, kekuatan, serta dapat kembali beraktivitas dan bertugas seperti sediakala,” ujar AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana.
Kapolres menegaskan, kepedulian terhadap anggota merupakan bagian dari komitmen institusi untuk saling mendukung, terutama ketika ada personel yang mengalami musibah.
Ia juga menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat bagi seluruh personel agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat berkendara.
Menurutnya, pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan, penggunaan helm dan perlengkapan keselamatan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kecelakaan.
“Jangan pernah menganggap sepele kondisi kendaraan. Pastikan semuanya dalam keadaan layak sebelum digunakan, sehingga perjalanan menuju maupun pulang dari tugas dapat berlangsung dengan aman,” pesannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa risiko di jalan dapat menimpa siapa saja, termasuk aparat kepolisian yang tengah menjalankan tugas.
Dukungan moril dan perhatian yang diberikan jajaran Polres Tabalong diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan Aiptu Fitriyanto beserta keluarganya.










