BATULICIN – Sejumlah komunitas literasi bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar lapak baca di kawasan Bandara Bersujud, Sabtu (8/8/2026) sore.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pra-launching antologi Suara dari Tenggara, sebelum buku tersebut resmi diluncurkan pada Sabtu malam di Warung Aksi Merah Putih, mulai pukul 19.00 Wita.
Lapak baca melibatkan sejumlah komunitas literasi, di antaranya Di Balik Halaman, Rumah Baca Cahaya Ilmu, Cakrawala, Arkalitera, dan Rumah Pena.
Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran truk perpustakaan keliling Dispersip Tanah Bumbu yang membawa beragam koleksi buku untuk dibaca masyarakat.
Lapak baca tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin membaca, melihat koleksi buku, maupun berinteraksi secara langsung dengan komunitas-komunitas yang selama ini aktif mendorong gerakan literasi di Tanah Bumbu.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang perkenalan bagi masyarakat terhadap antologi Suara dari Tenggara, yang menghimpun 50 tulisan dari 47 penulis dengan latar belakang yang beragam.
Antologi tersebut mengangkat tema “Tentang Pikiran, Manusia, dan Catatan Zaman”. Beragam tulisan di dalamnya membahas isu literasi, pendidikan, budaya, jurnalisme, teknologi, hingga kehidupan sosial.
Setelah rangkaian pra-launching melalui lapak baca, peluncuran antologi Suara dari Tenggara dilanjutkan pada malam harinya di Warung Aksi Merah Putih.
Acara peluncuran turut diisi dengan pembacaan puisi oleh Vukalus, penampilan monolog oleh Lalu A. Maulana, pelajar SMAN 1 Karang Bintang, serta pemberian penghargaan kepada sejumlah penulis.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum peluncuran sebuah buku, tetapi juga memperkuat ruang pertemuan bagi pegiat literasi, penulis, dan masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya membaca serta menulis di Tanah Bumbu.












