Pijarkalimantan.com – Tanah Bumbu
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sosialisasi penginputan pengendalian dan evaluasi kinerja perangkat daerah, sekaligus pengakomodasian usulan aspirasi melalui sistem SIPD-RI dan E-Walidata Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Minggu (15/3/2026) hingga Senin (16/3/2026) di Banjarbaru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bappedalitbang, M. Untung RLU, menegaskan pentingnya pemanfaatan sistem informasi dalam mendukung proses perencanaan, pengendalian, hingga evaluasi pembangunan daerah secara terstruktur dan terukur.
Menurutnya, melalui sistem SIPD-RI, pemerintah daerah dituntut mampu mengintegrasikan seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengendalian dan evaluasi.
Sementara itu, keberadaan E-Walidata Kabupaten Tanah Bumbu berperan penting dalam memastikan data pembangunan yang digunakan benar-benar valid, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan. Pada hari pertama, Ardiansyah menyampaikan materi terkait sistem pengendalian dan evaluasi (DalEv) pada SIPD-RI, dengan penekanan pada pentingnya ketepatan penginputan data oleh perangkat daerah.
Memasuki hari kedua, Ardiansyah kembali memaparkan tata cara pengakomodasian usulan aspirasi melalui SIPD-RI. Sementara itu, Irwan Ari Danu menyampaikan materi mengenai sistem E-Walidata, yang menyoroti pentingnya pengelolaan data pembangunan secara terintegrasi, akurat, dan terstandar sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data serta mampu mengakomodir aspirasi masyarakat secara lebih sistematis dan terdokumentasi dengan baik.
Dengan penguatan pemanfaatan sistem informasi tersebut, diharapkan kualitas perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah semakin meningkat, sehingga setiap program dan kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanah Bumbu.












