BATULICIN – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu siap membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dengan mencermati setiap program yang diusulkan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian RAPBD 2027 di Ruang Sidang Utama DPRD Tanah Bumbu, Senin (12/10/2026).
Rapat dipimpin Andrean dan dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang menyampaikan rancangan anggaran di hadapan pimpinan dan anggota DPRD. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta tamu undangan lainnya.
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah Kabupaten Tanah Bumbu pada 2027 direncanakan sebesar Rp2,18 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp2,88 triliun. Sementara itu, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya direncanakan sebesar Rp702,34 miliar.
Andrean mengatakan, DPRD akan menjalankan fungsi pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pembahasan RAPBD tidak hanya berkaitan dengan besaran anggaran, tetapi juga harus memperhatikan ketepatan program, prioritas pembangunan, dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
DPRD akan mencermati setiap usulan program agar alokasi anggaran dapat menjawab kebutuhan warga, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.
Sementara itu, Bupati Andi Rudi Latif menjelaskan bahwa RAPBD 2027 disusun sebagai instrumen untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.
Arah kebijakan anggaran tersebut mencakup transformasi ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemerataan infrastruktur, serta pembangunan desa berkelanjutan.
Berbagai sektor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pembahasan RAPBD 2027, DPRD bersama pemerintah daerah diharapkan dapat menyelaraskan prioritas pembangunan dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah.
DPRD Tanah Bumbu berharap seluruh tahapan pembahasan berlangsung transparan dan sesuai ketentuan, sehingga APBD yang ditetapkan nantinya dapat digunakan secara efektif untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.












